Ana səhifə

Pengaruh jenis sahbungan belitan penguat hedah magnet pada hesin listrik arus sbarah terhadap daya kbwaran dan daya guna


Yüklə 9.71 Kb.
tarix14.06.2016
ölçüsü9.71 Kb.
ABSTRAK

PENGARUH JENIS SAHBUNGAN BELITAN PENGUAT HEDAH MAGNET PADA

HESIN LISTRIK ARUS SBARAH TERHADAP DAYA KBWARAN

DAN DAYA GUNA (EFISIENSI) MESIN


FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN YOGYAKARTA


Oleh : Sunyoto

Tujuan dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui pengarub

sambungan belitan penguat medan magnet pada mesin arus

searah terhadap daya keluaran dan dayaguna (efisiensi) mesin,

baik mesin berfungsi sebagai generator maupun sebagai motor.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen di laboratorium.

Dalam penelitian ini terdapat satu variabel bebas dan

dua variabel terikat baik mesin berfungsi sebagai generator

maupun sebagai motor. Sebagai variabel bebas adalah jenis

sambungan belitan penguat medan magnet (sbunt,seri,dan kompon),

dan variabel terikat adalah daya keluaran mesin dan efisiensi

mesin. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mesin arus

searah yang pada mesin tersebut terdapat belitan penguat medan

magnet shunt dan seri, dan belitan jangkar. Adapun mesin yang

digunakan sebagai sampel adalah mesin arus searah yang terdapat

di laboratorium mesin listrik di Jurusan Pendidikan Teknik

Elektro FPTK IKIP Yogyakarta dengan spesifikasi : Merk : Terco.

Sebagai generator, Daya = 1,2 kw ; Tegangan 220 volt, Putaran =

1400 rpm. Sebagai motor, Daya = 1.kw; Tegangan = 220 volt;

putaran = 1400 rpm. Pengumpulan data dilakukan melalui dua

metode, yaitu pengukuran langsung dan pengu)mran tidak langsung.

Pengukuran langsung merupakan cara pengambilan. data

menggunakan alat ukur (instrumeh). Pengukuran tak langsung

merupakan cara pengambilan data dengan mengkonversikan data

dari pengukuran langsung berdasarkan rumus baku. Data yang

terkumpul dianalisis secara parametrik dengan metode ANAVA dan

uji lanjut dilakukan jika terdapat perbedaan daya keluaran

dan efisiensi dari masing-masing jenis sambungan.

Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan : (1). Terdapat

perbedaan secara signifikan daya keluaran mesin baik mesin

berfungsi sebagai generator maupun sebagai motor akibat dari

variasi sambungan belitan penguat medan magnet yaitu shunt,

seri, dan kompon. Sehingga dapat dikatakan bahwa sambungan

belitan penguat medan magnet mempengaruhi daya keluaran masin

baik mesin berfungsi sebagai generator maupun motor. Pada beban

nominal, daya keluaran generator shunt = 845,6 Watt, generator

seri = 1000,2 Watt, dan generatorkompon = 1275,2 Watt. Daya

keluaran motor shunt adalah 800,6 Watt, motor seri = 968,6

Watt, dan motor kompon = 837,8 Watt. (2). Terdapat perbedaan

secara signifikan dayaguna (efisiesnsi) mesin baik mesin berfungsi

sebagai generator maupun motor akibat dari variasi

sambungan belitan penguat medan magnet yaitu shunt, seri, dan

kompon. Sehingga dapat dikatakan bahwa sambungan belitan

penguat medan magnet mempengaruhi dayaguna atau efisiensi mesin

baik mesin berfungsi sebagai generator maupun sebagai motor.

Efisiensi generator shunt = 66,28 %, generator seri = 75,712 %,



dan generator kompon = 59,456 %. Efisiensi motor shunt = 66,762

%, motor seri = 80,78%, dan motor kompon = 69,87 %


Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©kagiz.org 2016
rəhbərliyinə müraciət